MASwing Layani Penerbangan Kuching-Pontianak

Armada MASwing

Anak perusahaan Malaysia Airlines, MASwing memastikan mendarat di Pontianak tujuh kali seminggu mulai 10 Februari.

Pengoperasian armada rute Kuching – Pontianak –Kuching, itu rencananya didahului dengan penerbangan perdana MASwing pada 6 Februari mendatang dari Bandara Kuching menuju Bandara Supadio, Pontianak.

“Berangkat dari Kuching pukul 08.30 waktu setempat dan tiba di Bandara Supadio pukul 08.15 WIB dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit. Ada perbedaan waktu satu jam antara Malaysia dan Indonesia," kata Regional Vice President, Sales and Marketing MASwing, Shauqi Ahmad, dalam konferensi pers di kediaman dinas Konsul Malaysia Khairul Nazran, siang tadi.  

Armada MASwing rute Kuching-Pontianak-Kuching akan dilayani dengan pesawat jenis ATR 72 seri 200. MASwing ATR ini memiliki kapasitas 68 tempat duduk.
Pesawat ini diklaim Shauqi baru berusia setahun sejak diambil dari Paris, Prancis pada tahun lalu. Pesawat dilengkapi dengan fasilitas cukup modern, tempat duduk lebih luas dibanding pesawat Boeing yang memiliki kapasitas seat lebih banyak.

Selama perjalanan penumpang disediakan fasilitas video dan tempat duduk baring bagi penumpang sakit yang hendak berobat ke rumah sakit di Malaysia. Dengan fasilitas itu, pihak maskapai memasang harga promosi untuk sekali jalan sebesar lebih kurang Rp 390 ribu. Untuk pulang pergi Pontianak-Kuching selama promo hanya dikenakan Rp lebih kurang Rp 700 ribu.

“Tiket biasa sebesar US$ 82 ditambah dengan 41 Ringgit. Tiket bisa dipesan melalui internet atau agen perjalanan di Kota Pontianak,” kata Shauqi.  
Dia menargetkan, MASwing bisa mengangkut penumpang sekitar 65 persen pulang dan pergi dari Pontianak-Kuching, dan sebaliknya. Saat ini penerbangan dari Pontianak menuju Kuching hanya dilayani armada Batavia dan Kalstar.

MASwing juga melirik penumpang dari kalangan masyarakat Kalbar yang banyak berobat ke rumah sakit di Malaysia yang jumlahnya sekitar 300 orang per bulan. "Selama ini banyak masyarakat Kalbar yang berobat ke rumah sakit Malaysia masih menggunakan angkutan darat yang jarak tempuhnya sekitar empat jam lebih. Sementara jika menggunakan pesawat hanya 40 menit dengan harga terjangkau," ungkap Shauqi.

Sementara, Konsul Malaysia di Pontianak, Khairul Nazran menyambut baik dibukanya jasa angkutan MASwings dari Kuching-Pontianak dan sebaliknya. Khairul mengatakan, Kalimantan Barat bukan elemen kecil bagi Sarawak. Karena kerja sama kedua negara di tingkat daerah telah dilakukan di berbagai sektor. "Semoga dengan adanya jasa angkutan ini bisa lebih memudahkan warga Malaysia dan Kalbar khususnya untuk berkunjung kepada kedua negara bertetangga ini," ucapnya.