Sepekan, Terdeteksi Ratusan Titik Api di Kalbar

Kebakaran lahan

Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalbar mendeteksi ratusan titik api.

Titik api itu terpantau sejak tanggal 12 hingga 16 Juni lalu. Setiap hari terjadi peningkatan jumlah titik api.

"Pada 12 Juni terdeteksi hanya tiga titik api. Satu di Kabupaten Ketapang, satu di Kabupaten Kubu Raya, dan satu di Kabupaten Sintang,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Konservasi Sumber Daya Alam, BLHD Kalbar, Wuyi Bardini di Pontianak, Senin (18/6).

Sehari kemudian, terjadi peningkatan sebanyak 30 titik api. "Pada tanggal 13 titik api terbanyak di Kabupaten Sambas, yaitu sebanyak 11 titik api. Kemudian Kabupaten Bengkayang tiga titik api, Kapuas Hulu empat, Ketapang tujuh, Landak tiga, Kubu Raya satu, dan Kabupaten Sanggau satu titik api," jelasnya.

Pada 14 Juni, hanya berkurang satu titik api menjadi 29 titik di delapan kabupaten/kota di Kalbar. Sedangkan di pada 15 Juni, jumlah titik api meningkat menjadi 45 titik api tersebar di 10 kabupaten.

Titik api menurun pada 16 Juni menjadi 37 titik api, merata di wilayah timur dan utara Kalbar. Titik api terbesar terdeteksi di Kabupaten Sambas sebanyak delapan titik api.  

"Saat ini belum diketahui apakah titik api yang ada akibat pembakaran lahan perkebunan atau lahan pertanian. Karena ketika ditinjau langsung ke lapangan, yang terlihat hanya bekas-bekas pembakaran, tidak terlihat orang yang sedang membakar lahannya," kata Wuyi Bardini.