Kemenag Kalbar Luncurkan Siskohat

Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat meluncurkan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Sistem itu tersambung dengan jaringan di 12 kabupaten/kota di provinsi itu.

"Siskohat tersebut merupakan salah satu cara meningkatkan pelayanan haji," kata Direktur Haji Kementerian Agama Republik Indonesia, Zainal Abidin Sufi, di Pontianak, pagi tadi.

Zainal mengharapkan, setelah peluncuran Siskohat tersebut operator yang bertugas lebih meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pengetahuannya. Soalnya menurut Zainal, proses pendaftaran yang semula di Badan Pusat Statistik terkadang juga terdapat kesalahan.

"Setelah peluncuran itu dilaksanakan saya juga berharap akan ada perubahan mulai dari sikap, kemudahan, serta akses yang diberikan kepada calon jemaah," kata Zainal.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Husein D Mahmud mengungkapkan baru 12 kabupaten/kota yang menyatakan siap meluncurkan Siskohat jaringan tersebut.

"Dua kabupaten lainnya menyusul, karena saat ini belum memiliki kesiapan fisik dan segala macamnya," ungkap Husein.

Siskohat itu diharapkan dapat mempermudah pendaftaran haji yang selama ini menggunakan sistem tradisional.

"Calon jemaah hanya datang ke Kantor Kementerian Agama terdekat dengan membawa KTP dan dapat langsung mendaftarkan diri," jelas Husein.

Kepala Biro Sosial Setda Kalbar, Susanto Tri Nugroho menyambut baik atas peluncuran Siskohat tersebut. "Penyelenggaraan Siskohat merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan sekaligus mempermudah calon jemaah haji Kalbar," kata Susanto.