Kalbar Dapat Tambahan 102.024 KL Premium

antrean bbm

Perjuangan empat gubernur di Kalimantan minta tambahan BBM dipenuhi.

Kalimantan Barat sendiri mendapatkan tambahan BBM jenis premium subsidi sebesar 102.024 kiloliter. Jumlah tersebut merupakan hasil akhir dari pertemuan yang dilakukan empat gubernur se-Kalimantan yang tergabung dalam Forum Revitalisasi Percepatan Pembangunan Kalimantan.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalimantan Barat, Agus Aman Sudibyo, menjelaskan, kuota BBM bersubsidi jenis premium di Kalbar pada 2012 sekitar 408 ribu kiloliter. "Jika ditambah dengan penambahan kuota maka total kuota BBM Kalbar sekitar 510 ribu kiloliter," jelas Agus Aman.

Agus menjelaskan, pengajuan penambahan BBM bersubsidi jenis premium bagi Kalbar tersebut mengacu pada perhitungan yang dilakukan Distamben Kalbar. "Kuota BBM 2012 sebanyak 408 ribu kiloliter dibagi empat untuk distribusi Januari sampai dengan April kemudian dikali 12 bulan," katanya. Penambahan kuota tersebut, diharapkan dapat mengatasi kekurangan premium bersubsidi di Kalimantan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Christiandy Sanjaya, mengatakan, kekurangan premium hingga 25 persen tahun ini di provinsi itu mengacu kepada kuota dibanding kebutuhan. "Tahun 2012 ini, kuota premium Kalbar hanya 408.096 kiloliter, sedangkan realisasinya diestimasi sebesar 510.120 kiloliter," kata Christiandy.

Artinya, Kalbar masih kurang 102.024 kiloliter atau sebesar 25 persen dari kebutuhan. Dia menambahkan, penetapan alokasi kuota BBM bersubsidi seharusnya berdasarkan data faktual realisasi distribusi BBM dan pertambahan jumlah kendaraan bermotor setiap tahun.

Menurutnya, pada tahun 2009 perkembangan kendaraan bermotor di Kalbar adalah 557.331 unit. Kemudian pada tahun 2010 menjadi 639.926 unit, tahun 2011 meningkat menjadi 808.259 unit, dan tahun ini diprediksi sebesar 1.057.230 unit. "Jika dilihat presentasenya 2009-2010 adalah 14,82 persen, tahun 2010-2011, 26,31 persen, dan tahun 2011-2012 diprediksi 30,80 persen," ungkapnya.