Lidah Buaya Pontianak Paling Diminati

Pameran di Arena MTQ XXIV Melawi
Pameran MTQ Melawi

Stand pameran Kota Pontianak MTQ XXIV Melawi menarik perhatian pengujung.

Perhatian pengunjung tertuju pada produk lidah buaya yang ditampilkan stand Kota Pontianak. Dua hari pameran, transaksi di stand ini mencapai Rp 2 juta.

“Pengunjung yang datang sangat antusias apalagi minuman lidah buaya menjadi daya tarik mereka untuk membeli. Padahal stok yang kita bawa ke sini cukup banyak, tapi ludes dibeli pengunjung," kata Wawa, penjaga stand Kota Pontianak ditemui di lokasi pelaksanaan MTQ Melawi, Selasa (15/5).

Jumlah pengunjung mencapai 200 orang kendati pameran baru dibuka dua hari. "Kita sama sekali tidak menyangka jumlah pengunjung yang datang cukup membeludak, apalagi mereka tertarik membeli produk-produk yang kita tampilkan," ungkap Wawa yang juga sebagai staf di Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pontianak.

Selain produk unggulan lidah buaya, dalam bentuk minuman maupun penganan, stand ini juga menampilkan berbagai kerajinan tangan seperti miniatur Tugu Khatulistiwa, miniatur meriam karbit, kerajinan dari akar keladi air, kain tenunan corak insang, hiasan pokok telur sebagai pelengkap prosesi pernikahan dan produk-produk lainnya.

Hasnah (30), warga Kabupaten Melawi, yang berkunjung ke stand Kota Pontianak menyatakan, dirinya senang bisa melihat langsung produk-produk lidah buaya yang ditampilkan dalam berbagai bentuk. "Saya kira lidah buaya itu hanya dibuat dalam bentuk minuman atau sampo, ternyata ada juga makanan seperti dodol atau permen lidah buaya serta minuman teh lidah buaya," tuturnya.

Stand Kota Pontianak tampil dengan ciri khasnya berupa ornamen rumah Melayu bernuansa Islami dengan didominasi warna hijau dan kuning. Stand-stand yang ikut serta dalam pameran MTQ ini akan dinilai oleh panitia untuk dipilih sebagai yang terbaik.