Lima Video Kupas Ahmad Dhani dan Yahudi

Kampanye Simbolisme Illuminati dengan Musik

Ahmad Dhani Dewa

Film seri kedua Ahmad Dhani dan Yahudi berdurasi 10.48 menit. Film itu dibuka dengan ajakan pembuat film untuk menilik lebih jauh sepak terjang Dhani dalam mempropagandakan simbol-simbol pagan kabbalah, zionis Yahudi, illuminati, dan freemansory.

Film kemudian memperlihatkan simbol-simbol yang dipakai Dhani. Mulai dari kalung pentagram satanisme, gambar cover album, merchandise Dewa, hingga lafaz Allah yang dijadikan lantai konsernya di sebuah stasiun televisi.

Film berlanjut menampilkan hadis sahih yang mengingatkan tentang “mata satu”. “Aku memperingatkan kamu tentang dia (dajal-the artichrist). Dan tidak ada Nabi melainkan telah memperingatkan kaumnya tentang dia. Tapi aku akan menjelaskan kepadamu sesuatu yang belum pernah dijelaskan Nabi sebelum aku. Ketahuilah bahwa dia “bermata satu”, dan Allah tidak bermata satu,” sahih Bukhari dari Nabi Muhammad SAW.

Film menjelaskan kembali simbol illuminati “mata satu”. Simbol itu adalah “yang dinantikan”, Firaun terakhir (dajal-the antichrist). Film itu menilai grub band Dewa terobsesi dengan simbol itu. Di album “Laskar Cinta”, lirik lagu “Satu” seakan bercerita tentang bersatunya makhluk dengan sang pencipta. “Tapi kenapa simbol ‘mata satu’ yang selalu muncul di video klip-nya,” film itu menampilkan pertanyaan.

Cuplikan lagu disertai video klip lagu itu memang menampilkan banyak “mata satu”. Unfinished pyramid juga jelas tampak, meski di atas piramida terpancung itu dipasang orang menari. Kemudian simbol “mata satu” kembali muncul. “Mata satu” terus muncul dengan berbagai gaya seni pembuat klip video. Termasuk menampakkan simbol pikiran yang telah dikuasai dajal.

Di klip ini, simbol-simbol illuminati dan freemansory diperlihatkan dengan jelas. Bagaimana seorang wanita memegang piramida berputar pelan dan ada “mata satu” muncul di salah satu sisi piramida itu. Padahal jika disimak teliti, tidak ada keterkaitan antara lagu yang mengisahkan kerinduan kepada seseorang itu dengan video klip yang didominasi gambar mata.

“Apakah kalian perhatikan, setiap syair yang menggunakan kata ganti “Mu”, yang seakan-akan ditujukan kepada Tuhan, simbol ‘mata satu’-lah yang selalu muncul?” tulis film itu. Memuja dajal “mata satu”? Film itu memberikan bukti dengan mem-pause film dan memberikan catatan.

Bukan hanya di lagu itu saja simbol-simbol illuminati dan freemansory dimunculkan. Di lagu “Pupus”, Once (vokalis Dewa) membawakan lagu itu dengan latar belakang “mata satu”. Begitu juga di lagu “Laskar Cinta”, simbol “mata satu” muncul seakan sedang mengeluarkan air mata. Di “Lagu Cinta Gila”, “mata satu” juga dieksplore oleh Dhani.

Di lagu “Mati Aku Mati” simbol-simbol muncul lebih parah. Tak hanya mata dan piramida, rambut Mulan Jameela didandani menyerupai simbol dua tanduk setan. “Kebetulan?” tanya pembuat film itu. “Atau memang konsep? Bagian dari sebuah agenda besar?” tanya pembuat film itu lagi. “Tetapi mengapa simbol ‘mata satu’ (the all seing one eye) selalu saja muncul?”