Drummer Native Deen Berbagi Ilmu

Drummer Native Deen

Workshop perkusi dan drum bersama drummer Native Deen mendapat sambutan hangat.

Workshop itu merupakan rangkaian peresmian American Corner di Universitas Tanjungpura Pontianak, sehari sebelumnya. Rencananya Tariq Snare, juga menggelar kegiatan serupa di STAIN Pontianak dan SMA Muhammadiyah 1.

Tariq yang juga pernah konser bersama Native Deen di Pontianak akhir tahun lalu mengatakan, dirinya sangat senang pada kunjungan kedua kalinya di Pontianak. Tariq yang kali ini datang tanpa anggota Native Deen lainnya, mengaku terkesan dengan antusias hangat audiens di Pontianak. “Audiens sangat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, mereka belajar mengenai teknik dasar permainan perkusi dan drum,” kata Tariq.

Tariq, pagi besok, dijadwalkan mengunjungi SMA Muhamaddiyah 1 Pontianak untuk workshop serupa seperti pada kunjungan pertamanya bersama Native Deen tahun lalu di sekolah itu. Pria keturunan warga kulit hitam di Amerika Serikat dan merupakan seorang mualaf ini mengaku, dirinya mencintai Indonesia dan selalu ingin kembali mengunjungi Indonesia. “Keragaman dan hidup harmonis yang ditunjukkan masyarakat Indonesia membuat saya terkesan,” katanya.

Di bagian lain, Direktur American Corner, Stella Fransiska mengatakan, kehadiran Tariq Snare sangat menghibur mahasiswa Untan yang datang untuk menyaksikan langsung workshop tersebut. Stella mengatakan, sementara American Corner belum dibuka untuk umum, dikarenakan masih terdapat beberapa agenda kegiatan yang merupakan bagian dari launching American Corner” di Untan. Operasionalnya bagi masyarakat umum baru pada 20 Februari mendatang.

Sementara, Perwakilan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia, Irmina Reniati mengatakan, keberadaan American Corner di 11 provinsi di Indonesia senantiasa menghadirkan pembicara maupun seniman asal Amerika Serikat untuk berbagi ilmu dan pengalaman mereka. Terutama dengan pelajar, mahasiswa, bahkan masyarakat secara umum.