Perlu Solusi Atasi Kerusakan Hutan

Pemerintah diingatkan segera mencari solusi mengatasi kerusakan hutan yang kini makin mengkhawatirkan. Tindakan itu diharapkan bisa memperbaiki kawasan hutan yang rusak parah.

Anggota Pencinta Alam Ciwanadri Kabupaten Melawi, Jane Ridho, menilai, konversi hutan untuk pembukaan perkebunan menjadi ancaman lain kelestarian hutan di Pulau Borneo, termasuk kawasan hutan di Kabupaten Melawi. Kebutuhan minyak sawit dunia menurutnya, membawa konsekuensi pembukaan kebun-kebun baru dengan cara-cara tidak benar.

Menurutnya, hutan telah diperuntukkan kepentingan komersial bisnis perkebunan sawit dan produksi kayu. Akibatnya, kawasan yang dulunya hutan kini menghilang.

Kondisi tersebut diperparah dengan adanya aktivitas pencurian kayu atau illegal logging yang marak beberapa tahun lalu. Bahkan kegiatan ilegal tersebut telah menembus hingga kawasan konservasi.

”Pemerintah diharapkan segera mengambil tindakan menanggulangi permasalahan kehutanan yang ada sekarang. Meski harus kita akui, di lain sisi, tanpa adanya aktivitas ekonomi alternatif bagi masyarakat yang terlibat dalam illegal logging, tawaran yang diberikan oleh para cukong adalah sesuatu yang sulit untuk ditolak,” kata Jane, angkatan 23 Cianadri ini.