Tanamkan Nilai Luhur Pancasila Sejak Dini

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Upacara Kesaktian Pancasila

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, M Akip mengajak generasi muda agar senantiasa setia pada Pancasila sebagai falsafah negara. Belakangan, nilai-nilai luhur Pancasila mulai luntur di kalangan muda.

“Untuk itu generasi muda diminta jangan sampai luntur jiwa kebangsaan dan nasionalismenya serta tidak terpengaruh hal-hal tidak baik,” ujar Akip usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di halaman Kantor Walikota Pontianak, pagi tadi.

Dia mengatakan, situasi keamanan dan ketertiban khususnya di Kota Pontianak sudah sangat kondusif dan baik. Ke depannya, sebagai upaya untuk menjaga keutuhan bangsa dan semangat nasionalisme, perlu ditanamkan sedini mungkin khususnya di kalangan pelajar SD, SMP dan SMA, tentang arti dan makna kemerdekaan, lagu Indonesia Raya, dan bendera merah putih.

“Karena sekarang ini pemahaman siswa tentang makna kemerdekaan, lagu kebangsaan dan bendera merah putih sudah berkurang. Makanya perlu ditanamkan kepada pelajar sedini mungkin sehingga mereka bisa memaknai kemerdekaan negara kita,” katanya.

Akip menilai, peranan guru sebagai orang tua di sekolah sangatlah penting karena guru juga diharapkan menanamkan budi pekerti kepada siswa-siswanya. Orang tua siswa juga diminta memercayakan kepada guru untuk mendidik anak-anak mereka.

Nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bermasyarakat dinilai sudah menjadi kabur. Untuk itu, upaya mengembalikan Pancasila sebagai dasar dan falsafah negara perlu terus dilakukan karena jika tidak, Pancasila itu cenderung untuk dilupakan.

Dia menambahkan, momen penting peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini perlu dijadikan refleksi bagaimana bangsa Indonesia saat ini menggunakan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Inilah saatnya rakyat terpanggil untuk merevitalisasi Pancasila sebagai dasar negara menuju terwujudnya masyarakat yang demokratis, seluruh lapisan masyarakat harus menyadari bahwa tanpa suatu platform dalam format dasar negara atau ideologi maka mustahil bagi suatu bangsa untuk mempertahankan negaranya dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman,” pungkasnya.

Usai upacara, Sekda menyerahkan piala pemenang Lomba Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) kepada Camat Pontianak Barat, Imran sebagai kecamatan yang berhasil meraih juara lomba itu.